Menangis Saat Mendengar Suara TunanganOleh Yahoo! News | Yahoo! News – Sen, 11 Jun 2012
Oleh Simon Garner | Yahoo! News (SW News)

Seorang guru asal Inggris yang sudah koma selama 10 bulan terakhir menunjukkan tanda-tanda pertama pemulihan setelah ia menangis mendengar suara tunangannya di telepon.




Mathew Taylor, 31, kritis karena kecelakaan motor yang serius di Bali, Juli tahun lalu.

Para dokter sudah memberitahu keluarga Mathew, yang mengajar di Indonesia 18 bulan sebelum kecelakaan, bahwa ia tidak akan sadar lagi.

Ia kemudian dipindahkan ke Inggris dan dirawat di Rumah Sakit Royal Derby.

Ajaibnya, ia menunjukkan tanda-tanda pertama kesembuhan tiga minggu lalu saat ia mendengar suara tunangannya, Handayani Nurul.

Handayani atau Anda yang asli Bali, 27, menghubungi keluarga Mathew setelah ia terpaksa keluar dari Inggris karena visanya sudah habis.

Orangtua Mathew kemudian meletakkan telepon di telinganya agar Anda bisa berbicara dengan tunangannya. Secara mengejutkan, beberapa saat kemudian air mata mengalir dari mata Mathew.

Ayah tiri Mathew, Simon Moore, mengatakan, "Heather menelepon Anda saat kami sedang bersama Mathew dan segera setelah dia mendengar suara Anda, dia mengangkat tangannya ke arah telepon. Dia mendengar suaranya dan terlihat perubahan di diri Mathew. Matanya berair saat ia memegang telepon di telinganya. Anda menanyakan sesuatu dan Mathew mengatakan 'yes' tanpa suara. Lalu air matanya pun beruraian. Ini benar-benar mengejutkan."

"Dia betul-betul berubah dalam tiga minggu terakhir. Mathew masih dalam tahap koma, tingkat kesadaran rendah, tapi dia menggerakkan tangannya ke kiri dan kanan saat telepon berdering. Kami sangat bahagia dia pulih. Kami menghabiskan sebagian besar hari-hari kami di rumah sakit, beberapa hari kondisinya baik, sisanya memburuk, tapi kami mensyukuri semuanya. Kami hanya bahagia dia merespon."

Mathew bertemu Anda setelah dia pindah ke Indonesia pada 2009 untuk mengajar bahasa Inggris.

Pasangan ini berniat menikah tapi sesaat sebelum pernikahan itu, Mathew mengalami kecelakaan motor mengerikan saat berkendara di Bali pada 9 Juli tahun lalu.

Anda kemudian menemukan Mathew terbaring di rumah sakit, tapi ia belum dirawat karena tidak memiliki asuransi kesehatan.



Keluarga Mathew yang putus asa terpaksa mengumpulkan £100 ribu (Rp 1,4 miliar) setelah para dokter di Indonesia mengancam untuk menghentikan perawatan Mathew.

Ayah biologis Mathew, Darrell Taylor, menggunakan £50 ribu dari tabungannya sementara ayah tirinya menggadaikan lagi rumahnya di Overseal, Derbyshire untuk menutupi £50 sisanya.

Oktober lalu, Mathew dipindahkan ke Inggris dan sejak itu orangtuanya selalu menunggu di samping tempat tidur.

Visa Anda untuk mengunjungi Mathew sempat ditolak, namun setelah anggota DPRD dari kota asal Mathew melobi Departemen Luar Negeri Inggris, Anda mendapat izin tinggal tiga bulan.

Anda pun harus kembali, ia kuliah di Sastra Belanda di Universitas Indonesia.

 


Comments




Leave a Reply